20.48
sanjay
DAYA adalah usaha atau energi yang dilakukan per satuan waktu.P = W/t = F v (GLB)P = Ek/t (GLBB)Satuan daya : 1 watt = 1 Joule/det = 107 erg/detDimensi daya : [P] = MLT2T-3Contoh:Seorang bermassa 60 kg menaiki tangga yang tingginya 15 m dalam waktu 2 menit. Jika g = 10 m/det2, berapa daya yang dikeluarkan orang tersebut?Jawab:P = W/t = mgh/t = 60.10.15/2.60 = 75 wa...
20.41
sanjay
Jika sebuah benda menempuh jarak sejauh S akibat gaya F yang bekerja pada benda tersebut maka dikatakan gaya itu melakukan usaha, dimana arah gaya F harus sejajar dengan arah jarak tempuh S.USAHA adalah hasil kali (dot product) antara gaya den jarak yang ditempuh. W = F S = |F| |S| cos qq = sudut antara F dan arah gerakSatuan usaha/energi : 1 Nm = 1 Joule = 107 ergDimensi usaha energi: 1W] = [El = ML2T-2Kemampuan untuk melakukan usaha menimbulkan suatu ENERGI (TENAGA).Energi dan usaha merupakan besaran skalar.Beberapa jenis energi di antaranya...
20.37
sanjay
HUKUM NEWTON IHUKUM NEWTON I disebut juga hukum kelembaman (Inersia).Sifat lembam benda adalah sifat mempertahankan keadaannya, yaitu keadaan tetap diam atau keaduan tetap bergerak beraturan.DEFINISI HUKUM NEWTON I :Setiap benda akan tetap bergerak lurus beraturan atau tetap dalam keadaan diam jika tidak ada resultangaya (F) yang bekerja pada benda itu, jadi:S F = 0 a = 0 karena v=0 (diam), atau v= konstan (GLB) HUKUM NEWTON IIa = F/mS F = m aS F = jumlah gaya-gaya pada bendam = massa bendaa = percepatan bendaRumus ini sangat penting karena pada...
05.17
sanjay

Hukum Ohm adalah suatu pernyataan bahwa besar arus listrik yang mengalir melalui sebuah penghantar selalu berbanding lurus dengan beda potensial yang diterapkan kepadanya. Sebuah benda penghantar dikatakan mematuhi hukum Ohm apabila nilai resistansinya tidak bergantung terhadap besar dan polaritas beda potensial yang dikenakan kepadanya. Walaupun pernyataan ini tidak selalu berlaku untuk semua jenis penghantar, namun istilah "hukum" tetap digunakan dengan alasan sejarah.
Secara matematis hukum...
05.08
sanjay

HUKUM KIRCHOFF 1Di pertengahan abad 19 Gustav Robert Kirchoff (1824 – 1887) menemukan cara untuk menentukan arus listrik pada rangkaian bercabang yang kemudian di kenal dengan Hukum Kirchoff. Hukum ini berbunyi “ Jumlah kuat arus yang masuk dalam titik percabangan sama dengan jumlah kuat arus yang keluar dari titik percabangan”. Yang kemudian di kenal sebagai hukum Kirchoff I. Secara matematis dinyatakan Bila digambarkan dalam bentuk rangkaian bercabang maka akan diperoleh sebagai berikut::
HUKUM...
00.55
sanjay

PENJUMLAHAN DUA SUDUT (a + b) sin(a + b) = sin a cos b + cos a sin b cos(a + b) = cos a cos b - sin a sin b tg(a + b ) = tg a + tg b 1 - tg2aSELISIH DUA SUDUT (a - b) sin(a ...