relativitas waktu dan al qur'an

Merupakan rincian dari hubungan antara relativitas waktu yang telah dirincikan dalam alqur'an dan teori moderen...!!!.

Air Terjun Api..!!

Fenomena alam yang mempertunjukan keindahan air terjun yang nampak seperti lava yang jatuh dari ketinggian..!!.

NASA Ungkap Evolusi Badai Matahari

NASA berhasil mengungkap evolusi badai Matahari atau lebih tepatnya lontaran massa korona (CME), mulai dari pembentukannya di korona Matahari hingga sampai ke Bumi.

Dua Matahari Terbenam Bersama di Planet Kepler 16 B

Peristiwa mirip fiksi ilmiah itu terpantau peneliti yang melakukan pengamtan dari pesawat antariksa Kepler NASA. Peneliti itu mendeteksi sebuah planet yang mengorbit dua bintang.

Setop Pakai Lensa Kontak Saat Tidur!

Sebagian besar lensa kontak yang dipakai sehari-hari harus dibersihkan setiap malam sebelum tidur. Bahkan, lensa kontak semestinya tidak dipakai tidur.

SEMOGA BERMANFAAT.....!!!!!

Minggu, 25 September 2011

7 Hal Pertama yang Diperhatikan Pria dari Wanita


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjJieSLau5x-FAP-YY8g8PFPvId1D7o9A49WZMesN5Ld3KQ2RjGPzEo1lZ93vajeADGjs2xFAd7UGEhVmobsd7VLrpY9fPh99jTfHCGm6VBVJvq1lQ3qLN2zBX4VAm4NGo9U9fSOhNMjiA/s1600/women_blogger1.jpgMungkin Anda tidak menyadari, saat pria bertemu wanita, dia tidak hanya menatap wajah si wanita. Tapi juga sambil memerhatikan setiap detail mulai dari penampilan, sikap sampai barang-barang yang Anda bawa di dalam tas.
Jangan pikir pria tidak pintar dalam menilai wanita. Ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan pria dalam menentukan apakah wanita tersebut menarik baginya atau tidak. Ini dia tujuh hal pertama yang langsung 'dilihat' pria dari wanita, seperti dikutip dari All Women Stalk.

1. Rambut yang Indah
Rambut yang berkilau, nampak halus, mengembang dan harum akan langsung menarik perhatian pria. Tidak peduli apakah menurutnya wajah Anda cantik atau tidak, pandangan pria pasti akan teralihkan begitu melihat sosok wanita berambut indah; baik itu dilihatnya dari samping atau belakang. Jadi, bila ingin seorang pria memperhatikan Anda, rajin-rajinlah merawat rambut.

2. Postur Tubuh yang Baik
Wanita yang berjalan dengan kepala, punggung dan dada tegak, akan langsung 'terlihat' di antara kerumunan orang. Postur tubuh seperti ini menunjukkan kalau dia percaya diri, nyaman dan seksi. Seolah berkata pada para pria, 'Hey, saya wanita yang pantas kamu kenal lebih dekat!'. Postur tubuh yang bagus adalah salah satu hal yang langsung diperhatikan pria dari wanita. Sementara tubuh wanita yang membungkuk dan kepala tertunduk, akan mengesankan dia seseorang yang kurang gairah hidup dan tampak seperti menaruh banyak beban di pundaknya. Jadi, latihlah postur tubuh Anda dari sekarang!

3. Teman-temannya
Percaya atau tidak, pria juga memperhatikan wanita dari caranya berteman. Seperti apa penampilan teman-temannya, ternyata memberi dampak cukup besar pada kesan pertama yang dia buat. Dalam beberapa kasus, seorang wanita yang berteman dengan kumpulan orang-orang yang cerewet, cengeng, tidak sopan atau bertindak kasar, maka ada kemungkinan dia akan melihat wanita tersebut juga punya sifat seperti teman-temannya. Sementara jika wanita tersebut berada di antara orang-orang yang suka tertawa, berkelakar dan membincangkan hal-hal menarik, maka pria akan menganggap dia pribadi yang apa adanya dan penyayang.

4. Bibir
Kenapa bibir? Karena bagian tubuh yang satu ini merupakan simbol sensualitas. Selain itu, ciuman bibir telah terbukti sebagai salah satu cara terbaik untuk menghilangkan stres. Jadi, tidak heran, salah satu hal yang pertama diperhatikan pria dari wanita adalah bibirnya. Bibir yang terlihat sehat (tidak kering dan pecah-pecah) dan tak merona alami, paling disukai pria.

5. Barang Bawaan
Tas dan benda-benda yang ada di dalamnya, bisa memberi tahu banyak tentang kepribadian seseorang. Bukan berarti dia harus membongkar-bongkar isi tas Anda untuk tahu ada apa saja di dalamnya, tapi dengan memperhatikan apa saja yang Anda keluarkan, atau mengintip sedikit saja isi tas saat Anda membukanya, sudah cukup membuatnya bisa membayangkan kecenderungan sifat wanita.

Wanita yang membawa tas kosmetik besar dengan isi penuh make-up dan peralatannya, dipandang pria sebagai pribadi yang sangat menjaga penampilan. Sementara wanita yang menyimpan buku atau novel, mencirikan dia punya pribadi tenang di mata pria. Memang tidak selalu tepat, tapi memang ada korelasi antara barang dan kecenderungan sifat pemiliknya.

6. Senyuman
Senyuman adalah cara paling mudah untuk berkenalan dan lebih dekat dengan seseorang. Tunjukkan senyum tulus Anda tanpa dibuat-buat atau dipaksakan. Percaya atau tidak, beberapa pria bisa melihat orisinalitas diri Anda lewat senyuman manis.

7. High Heels
Wanita yang mengenakan high heels, adalah salah satu hal yang langsung diperhatikan pria. High heels bisa membuat seseorang tampil seksi, kuat dan berani. Anda tidak harus setiap hari memakainya, hanya kenakan saat acara khusus, misalnya di pesta formal atau resepsi pernikahan. Anda tidak tahu kan, kapan akan bertemu pria yang menarik?


7 monster paling terkenal di hollywood

Berikut ini adalah daftar 7 dari monster paling banyak dikenal orang diseluruh dunia, dan wujudnya banyak tampil di film-film diseluruh dunia khususnya hollywood yang ku dapat dari portal unik.
1. Zombie 
Amerika Latin
Zombie
Zombie adalah tubuh manusia yang dihidupkan kembali tanpa kesadaran. Dalam versi kontemporer ini umumnya disebut mayat hidup. Cerita zombie berasal dari sistem kepercayaan spiritual Afro-Karibia Voodoo. Versi lain yang lebih mengerikan dari zombie telah menjadi film fiksi horor modern, di mana mereka bangkit dari kematian dengan cara supranatural atau ilmiah (seperti Resident Evil), dan makan daging atau otak manusia. Mereka memiliki kecerdasan yang sangat terbatas, dan 'biasannya' gerakan mereka sangat lamban. 
2. Gorgon 
Yunani
Medusa
Dalam mitologi Yunani, Gorgon (lebih dikenal dengan nama Medusa) adalah wanita jahat dengan taring tajam dan rambut dipenuhi ular berbisa. Gorgons kadang-kadang digambarkan  memiliki sayap emas, cakar, dan taring. Menurut mitos, apabila melihat wajah Gorgon maka dia akan menjadi batu. Ada 3 jenis gorgon dalam istilah negeri Olympus. Yaitu Stheno (yang perkasa), Euryale (peloncat-jauh), dan Medusa (ratu). Namun yang paling di kenal dari ketiganya adalah Medusa.





3. Goblin 
Anglo-Saxon
2-Goblin-A
Goblin adalah makhluk jahat, pemarah, dan sangat jail, sering digambarkan sebagai makhluk yang berhidung besar dan memakai topi khas penyihir. Mereka dikaitkan dengan berbagai. Dalam beberapa kasus, goblin telah diklasifikasikan sebagai makhluk kecil yang menyebalkan 
4. Werewolf 
Jerman
Werewolf2
Werewolves adalah orang-orang mitologi atau folkloric dengan kemampuan untuk berubah menjadi serigala atau setengah srigala, baik disengaja oleh sihir, atau karena pengaruh kutukan. Beberapa spekulasi modern telah menyarankan bahwa kepercayaan manusia serigala (dan vampir) mungkin berasal dari kasus-kasus medis nyata orang yang menderita porfiria.
  

5. Mummy 
Mesir
Mummy
Mumi adalah mayat yang kulit dan dagingnya telah diawetkan dengan disengaja atau tidak disengaja dengan menggunakan bahan kimia. Banyak macam-macan mumi yang dikenal dalam istilah orang mesir. Mulai dari mumi biasa, mumi para raja, mumi hewan dsb.
6. Vampire 
Slavic
Vampire
Vampir adalah makhluk mitologi atau folkloric yang dikenal hidup dari darah manusia, tetapi dalam beberapa kasus mungkin memangsa hewan. Meskipun vampir memiliki karakteristik yang berbeda, dalam banyak kasus, mereka digambarkan sebagai mayat-mayat yang dihidupkan kembali. Istilah ini dipopulerkan di awal abad 18 dan muncul dari cerita rakyat Eropa tenggara, khususnya Balkan dan Yunani. 
7. Ogre 
Prancis
Ogre
Ogre adalah sebuah rakasa humanoid, kejam dan mengerikan. Raksasa ini sering digambarkan dalam dongeng dan cerita rakyat, mereka dikenal suka memakan manusia, telah banyak muncul dalam karya-karya sastra klasik. Raksasa ini sering digambarkan dengan kepala besar, rambut yang panjang dan jenggot, perut besar, dan tubuh yang kuat.
 

Senin, 19 September 2011

Nanopartikel Membahayakan Kesehatan?

Nanosains dan nanoteknologi merupakan ranah ilmu yang dewasa ini berkembang sangat pesat dan digunakan dalam berbagai keperluan. Ukuran partikel yang kecil namun efisiensi yang lebih tinggi merupakan alasan ilmu ini dikembangkan. Namun, ternyata tidak hanya efek positif yang dapat dihasilkan dari perkembangan sains dan teknologi ini tetapi juga efek negatif. Nanopartikel ditengarai membahayakan kesehatan manusia yang kontak dengannya.
Para peneliti dari Centre of Cancer Biomedicine Norwegian Radium Hospital menemukan bahwa nanopartikel dapat mengganggu jalannya transportasi substansi vital masuk dan keluar sel. Tim peneliti ini juga menemukan bahwa terganggunya transportasi tersebut mengakibatkan  kerusakan fisiologis sel dan mengganggu fungsi sel yang normal. Meski beberapa jenis nanopartikel telah dimanfaatkan sebagai obat, efek jangka panjangnya dikhawatirkan dapat mengganggu transportasi substansi vital pada sel.
Nanopartikel dapat memasuki tubuh manusia melalui berbagai macam mekanisme. Nanopartikel terlebih dahulu disimpan di dalam vesikel yang berada pada permukaan sel. Vesikel kecil kemudian bergabung membentuk vesikel besar seperti badan multivesikular. Badan multivesikular ini kemudian bergabung dengan lisosom, dimana protein dan makromolekul lainnya dipecah oleh protease dan enzim lainnya. Nanopartikel yang terkandung di dalamnya dapat menyebar di dalam sel dan dapat keluar melalui jalur endosom ataupun daur endosom.
Tim peneliti ini kemudian bereksperimen dengan menggunakan nanopartikel besi oksida yang biasa digunakan pada pencitraan resonansi magnetik (magnetic resonance imaging/MRI) selama 20 tahun. Peneliti menemukan bahwa meski 99% protein sel tidak berikatan dengan nanopartikel sehingga nanopartikel dapat keluar dari sel, 1% lainnya berikatan dengan sel dan tidak dapat dikeluarkan dari sel. Jumlah ini dikhawatirkan dapat mengganggu jalannya sistem transportasi internal sel melalui endosom.
Penelitian ini menjadi penting terutama di bidang pengobatan dan industri farmasetika yang menggunakan nanopartikel. Nanopartikel yang diproduksi sebagai obat-obatan harus mengedepankan risiko akumulasi nanopartikel dalam sel yang dapat mengganggu sistem transportasi sel. Selain itu, nanopartikel obat yang tidak mencapai target harus dapat didegradasi dan dieksresi secara sempurna dari tubuh.

Elektrolisis

Waktu jalan-jalan nyari materi trentang kimia eh ni wa nemu materi bagus dri chem-is-try.org nih selengkapnya baca sendiri yeee..!!

a. Sel dan elektrolisis

Dalam sel, reaksi oksidasi reduksi berlangsung dengan spontan, dan energi kimia yang menyertai reaksi kimia diubah menjadi energi listrik. Bila potensial diberikan pada sel dalam arah kebalikan dengan arah potensial sel, reaksi sel yang berkaitan dengan negatif potensial sel akan diinduksi. Dengan kata lain, reaksi yang tidak berlangsung spontan kini diinduksi dengan energi listrik. Proses ini disebut elektrolisis. Pengecasan baterai timbal adalah contoh elektrolisis.
Reaksi total sel Daniell adalah
Zn + Cu2+(aq) –> Zn2+(aq) + Cu (10.36)
Andaikan potensial lebih tinggi dari 1,1 V diberikan pada sel dengan arah kebalikan dari potensial yang dihasilkan sel, reaksi sebaliknya akan berlangsung. Jadi, zink akan mengendap dan tembaga akan mulai larut.
Zn2+(aq) + Cu –> Zn + Cu2+(aq) (10.37)
Gambar 10.6 menunjukkan representasi skematik reaksi kimia yang terjadi bila potensial balik diberikan pada sel Daniell. Bandingkan dengan Gambar 10.2.

Gambar Electrolisis. Reaksi kebalikan dengan yang terjadi pada sel Daniell akan berlangsung. Zink mengendap sementara tembaga akan melarut.

b. Hukum elektrolisis Faraday

Di awal abad ke-19, Faraday menyelidiki hubungan antara jumlah listrik yang mengalir dalam sel dan kuantitas kimia yang berubah di elektroda saat elektrolisis. Ia merangkumkan hasil pengamatannya dalam dua hukum di tahun 1833.
Hukum elektrolisis Faraday
  1. Jumlah zat yang dihasilkan di elektroda sebanding dengan jumlah arus listrik yang melalui sel.
  2. Bila sejumlah tertentu arus listrik melalui sel, jumlah mol zat yang berubah di elektroda adalah konstan tidak bergantung jenis zat. Misalnya, kuantitas listrik yang diperlukan untuk mengendapkan 1 mol logam monovalen adalah 96 485 C(Coulomb) tidak bergantung pada jenis logamnya.
C (Coulomb) adalah satuan muatan listrik, dan 1 C adalah muatan yang dihasilkan bila arus 1 A (Ampere) mengalir selama 1 s. Tetapan fundamental listrik adalah konstanta Faraday F, 9,65 x104 C, yang didefinisikan sebgai kuantitas listrik yang dibawa oleh 1 mol elektron. Dimungkinkan untuk menghitung kuantitas mol perubahan kimia yang disebabkan oleh aliran arus listrik yang tetap mengalir untuk rentang waktu tertentu.

c. Elektrolisis penting di industri

Elektrolisis yang pertama dicoba adalah elektrolisis air (1800). Davy segera mengikuti dan dengan sukses mengisolasi logam alkali dan alkali tanah. Bahkan hingga kini elektrolisis digunakan untuk menghasilkan berbagai logam. Elektrolisis khususnya bermanfaat untuk produksi logam dengan kecenderungan ionisasi tinggi (misalnya aluminum). Produksi aluminum di industri dengan elektrolisis dicapai tahun 1886 secara independen oleh penemu Amerika Charles Martin Hall (1863-1914) dan penemu Perancis Paul Louis Toussaint Héroult (1863-1914) pada waktu yang sama. Sukses elektrolisis ini karena penggunaan lelehan Na3AlF6 sebagai pelarut bijih (aluminum oksida; alumina Al2O3)ï¼Å½
Sebagai syarat berlangsungnya elektrolisis, ion harus dapat bermigrasi ke elektroda. Salah satu cara yang paling jelas agar ion mempunyai mobilitas adalah dengan menggunakan larutan dalam air. Namun, dalam kasus elektrolisis alumina, larutan dalam air jelas tidak tepat sebab air lebih mudah direduksi daripada ion aluminum sebagaimana ditunjukkan di bawah ini.
Al3+ + 3e-–> Al potensial elektroda normal = -1,662 V (10.38)
2H2O +2e-–> H2 + 2OH- potensial elektroda normal = -0,828 V (10.39)
Metoda lain adalah dengan menggunakan lelehan garam. Masalahnya Al2O3 meleleh pada suhu sangat tinggi 2050 °C, dan elektrolisis pada suhu setinggi ini jelas tidak realistik. Namun, titik leleh campuran Al2O3 dan Na3AlF6 adalah sekitar 1000 °C, dan suhu ini mudah dicapai. Prosedur detailnya adalah: bijih aluminum, bauksit mengandung berbagai oksida logam sebagai pengotor. Bijih ini diolah dengan alkali, dan hanya oksida aluminum yang amfoter yang larut. Bahan yang tak larut disaring, dan karbon dioksida dialirkan ke filtratnya untuk menghasilkan hidrolisis garamnya. Alumina akan diendapkan.
Al2O3(s) + 2OH-(aq)–> 2AlO2- (aq) + H2O(l) (10.40)
2CO2 + 2AlO2 -(aq) + (n+1)H2O(l) –> 2HCO3- (aq) + Al2O3·nH2O(s) (10.41)
Alumina yang didapatkan dicampur dengan Na3AlF6 dan kemudian garam lelehnya dielektrolisis. Reaksi dalam sel elektrolisi rumit. Kemungkinan besar awalnya alumina bereaksi dengan Na3AlF6 dan kemudian reaksi elektrolisis berlangsung.
Al2O3 + 4AlF63-–> 3Al2OF62- + 6F- (10.42)
Reaksi elektrodanya adalah sebagai berikut.
Elektroda negatif: 2Al2OF62- + 12F- + C –> 4AlF63- + CO2 + 4e- (10.43)
Elektroda positif: AlF63- + 3e-–> Al + 6F- (10.44)
Reaksi total: 2Al2O3 + 3C –> 4Al + 3CO2 (10.45) Kemurnian aluminum yang didapatkan dengan prosedur ini kira-kira 99,55 %. Aluminum digunakan dalam kemurnian ini atau sebagai paduan dengan logam lain. Sifat aluminum sangat baik dan, selain itu, harganya juga tidak terlalu mahal. Namun, harus diingat bahwa produksi aluminum membutuhkan listrik dalam jumlah sangat besar.

Redoks

Redoks (singkatan dari reaksi reduksi/oksidasi) adalah istilah yang menjelaskan berubahnya bilangan oksidasi (keadaan oksidasi) atom-atom dalam sebuah reaksi kimia.
Hal ini dapat berupa proses redoks yang sederhana seperti oksidasi karbon yang menghasilkan karbon dioksida, atau reduksi karbon oleh hidrogen menghasilkan metana(CH4), ataupun ia dapat berupa proses yang kompleks seperti oksidasi gula pada tubuh manusia melalui rentetan transfer elektron yang rumit.
Istilah redoks berasal dari dua konsep, yaitu reduksi dan oksidasi. Ia dapat dijelaskan dengan mudah sebagai berikut:
Dua bagian dalam sebuah reaksi redoks
Besi berkarat
Walaupun cukup tepat untuk digunakan dalam berbagai tujuan, penjelasan di atas tidaklah persis benar. Oksidasi dan reduksi tepatnya merujuk pada perubahan bilangan oksidasi karena transfer elektron yang sebenarnya tidak akan selalu terjadi. Sehingga oksidasi lebih baik didefinisikan sebagai peningkatan bilangan oksidasi, dan reduksi sebagai penurunan bilangan oksidasi. Dalam prakteknya, transfer elektron akan selalu mengubah bilangan oksidasi, namun terdapat banyak reaksi yang diklasifikasikan sebagai "redoks" walaupun tidak ada transfer elektron dalam reaksi tersebut (misalnya yang melibatkan ikatan kovalen).
Reaksi non-redoks yang tidak melibatkan perubahan muatan formal (formal charge) dikenal sebagai reaksi metatesis.
Pembakaran terdiri dari reaksi redoks yang melibatkan radikal bebas



Oksidator dan reduktor

Senyawa-senyawa yang memiliki kemampuan untuk mengoksidasi senyawa lain dikatakan sebagai oksidatif dan dikenal sebagai oksidator atau agen oksidasi. Oksidator melepaskan elektron dari senyawa lain, sehingga dirinya sendiri tereduksi. Oleh karena ia "menerima" elektron, ia juga disebut sebagai penerima elektron. Oksidator bisanya adalah senyawa-senyawa yang memiliki unsur-unsur dengan bilangan oksidasi yang tinggi (seperti H2O2, MnO4, CrO3, Cr2O72−, OsO4) atau senyawa-senyawa yang sangat elektronegatif, sehingga dapat mendapatkan satu atau dua elektron yang lebih dengan mengoksidasi sebuah senyawa (misalnya oksigen, fluorin, klorin, dan bromin).
Senyawa-senyawa yang memiliki kemampuan untuk mereduksi senyawa lain dikatakan sebagai reduktif dan dikenal sebagai reduktor atau agen reduksi. Reduktor melepaskan elektronnya ke senyawa lain, sehingga ia sendiri teroksidasi. Oleh karena ia "mendonorkan" elektronnya, ia juga disebut sebagai penderma elektron. Senyawa-senyawa yang berupa reduktor sangat bervariasi. Unsur-unsur logam seperti Li, Na, Mg, Fe, Zn, dan Al dapat digunakan sebagai reduktor. Logam-logam ini akan memberikan elektronnya dengan mudah. Reduktor jenus lainnya adalah reagen transfer hidrida, misalnya NaBH4 dan LiAlH4), reagen-reagen ini digunakan dengan luas dalam kimia organik[1][2], terutama dalam reduksi senyawa-senyawa karbonil menjadi alkohol. Metode reduksi lainnya yang juga berguna melibatkan gas hidrogen (H2) dengan katalis paladium, platinum, atau nikel, Reduksi katalitik ini utamanya digunakan pada reduksi ikatan rangkap dua ata tiga karbon-karbon.
Cara yang mudah untuk melihat proses redoks adalah, reduktor mentransfer elektronnya ke oksidator. Sehingga dalam reaksi, reduktor melepaskan elektron dan teroksidasi, dan oksidator mendapatkan elektron dan tereduksi. Pasangan oksidator dan reduktor yang terlibat dalam sebuah reaksi disebut sebagai pasangan redoks.

Contoh reaksi redoks

Salah satu contoh reaksi redoks adalah antara hidrogen dan fluorin:
 \mathrm{H}_{2} + \mathrm{F}_{2} 
\longrightarrow 2\mathrm {HF}
Kita dapat menulis keseluruhan reaksi ini sebagai dua reaksi setengah: reaksi oksidasi
 \mathrm{H}_{2} \longrightarrow 
2\mathrm{H}^{+} + 2e^-
dan reaksi reduksi
 \mathrm{F}_{2} + 2e^- \longrightarrow 
2\mathrm{F}^{-}
Penganalisaan masing-masing reaksi setengah akan menjadikan keseluruhan proses kimia lebih jelas. Karena tidak terdapat perbuahan total muatan selama reaksi redoks, jumlah elektron yang berlebihan pada reaksi oksidasi haruslah sama dengan jumlah yang dikonsumsi pada reaksi reduksi.
Unsur-unsur, bahkan dalam bentuk molekul, sering kali memiliki bilangan oksidasi nol. Pada reaksi di atas, hidrogen teroksidasi dari bilangan oksidasi 0 menjadi +1, sedangkan fluorin tereduksi dari bilangan oksidasi 0 menjadi -1.
Ketika reaksi oksidasi dan reduksi digabungkan, elektron-elektron yang terlibat akan saling mengurangi:
\frac{\begin{array}{rcl}
\mathrm{H}_{2} & \longrightarrow & 2\mathrm{H}^{+} + 2e^{-}\\
\mathrm{F}_{2} + 2e^{-} & \longrightarrow & 2\mathrm{F}^{-}
\end{array}}{\begin{array}{rcl}
\mathrm{H}_{2} + \mathrm{F}_{2} & \longrightarrow & 
2\mathrm{H}^{+} + 2\mathrm{F}^{-}
\end{array}}
Dan ion-ion akan bergabung membentuk hidrogen fluorida:
\mathrm{H}_{2} + \mathrm{F}_{2}\, \ 
\longrightarrow \ 2\mathrm{H}^{+} + 2\mathrm{F}^{-}\ \longrightarrow \ 
2\mathrm{HF}

Reaksi penggantian

Redoks terjadi pada reaksi penggantian tunggal atau reaksi substitusi. Komponen redoks dalam tipe reaksi ini ada pada perubahan keadaan oksidasi (muatan) pada atom-atom tertentu, dan bukanlah pada pergantian atom dalam senyawa.
Sebagai contoh, reaksi antara larutan besi dan tembaga(II) sulfat:
 \mathrm{Fe} + \mathrm{CuSO}_{4} 
\longrightarrow \mathrm{FeSO}_{4} + \mathrm{Cu}
Persamaan ion dari reaksi ini adalah:
\mathrm{Fe} + \mathrm{Cu}^{2+} \longrightarrow
 \mathrm{Fe}^{2+} + \mathrm{Cu}
Terlihat bahwa besi teroksidasi:
\mathrm{Fe} \longrightarrow \mathrm{Fe}^{2+} +
 2{e}^{-}
dan tembaga tereduksi:
\mathrm{Cu}^{2+} + 2{e}^{-} \longrightarrow 
\mathrm{Cu}

Contoh-contoh lainnya

  • Besi(II) teroksidasi menjadi besi(III)
\mathrm{Fe}^{2+} \longrightarrow 
\mathrm{Fe}^{3+} + {e}^{-}
H2O2 + 2 e → 2 OH
Persamaan keseluruhan reaksi di atas adalah:
2Fe2+ + H2O2 + 2H+ → 2Fe3+ + 2H2O
2NO3 + 10e + 12 H+ → N2 + 6H2O
  • Besi akan teroksidasi menjadi besi(III) oksida dan oksigen akan tereduksi membentuk besi(III) oksida (umumnya dikenal sebagai perkaratan):
4Fe + 3O2 → 2 Fe2O3

Reaksi redoks dalam industri

Proses utama pereduksi bijih logam untuk menghasilkan logam didiskusikan dalam artikel peleburan.
Oksidasi digunakan dalam berbagai industri seperti pada produksi produk-produk pembersih.
Reaksi redoks juga merupakan dasar dari sel elektrokimia.

Reaksi redoks dalam biologi

asam askorbat
asam askorbat (bentuk tereduksi Vitamin C)
asam 
dehidroaskorbat
asam dehidroaskorbat (bentuk teroksidasi Vitamin C)
Banyak proses biologi yang melibatkan reaksi redoks. Reaksi ini berlangsung secara simultan karena sel, sebagai tempat berlangsungnya reaksi-reaksi biokimia, harus melangsungkan semua fungsi hidup. Agen biokimia yang mendorong terjadinya oksidasi terhadap substansi berguna dikenal dalam ilmu pangan dan kesehatan sebagai oksidan. Zat yang mencegah aktivitas oksidan disebut antioksidan.
Pernapasan sel, contohnya, adalah oksidasi glukosa (C6H12O6) menjadi CO2 dan reduksi oksigen menjadi air. Persamaan ringkas dari pernapasan sel adalah:
C6H12O6 + 6 O2 → 6 CO2 + 6 H2O
Proses pernapasan sel juga sangat bergantung pada reduksi NAD+ menjadi NADH dan reaksi baliknya (oksidasi NADH menjadu NAD+). Fotosintesis secara esensial merupakan kebalikan dari reaksi redoks pada pernapasan sel:
6 CO2 + 6 H2O + light energy → C6H12O6 + 6 O2
Energi biologi sering disimpan dan dilepaskan dengan menggunakan reaksi redoks. Fotosintesis melibatkan reduksi karbon dioksida menjadi gula dan oksidasi air menjadi oksigen. Reaksi baliknya, pernapasan, mengoksidasi gula, menghasilkan karbon dioksida dan air. Sebagai langkah antara, senyawa karbon yang direduksi digunakan untuk mereduksi nikotinamida adenina dinukleotida (NAD+), yang kemudian berkontribusi dalam pembentukan gradien proton, yang akan mendorong sintesis adenosina trifosfat (ATP) dan dijaga oleh reduksi oksigen. Pada sel-sel hewan, mitokondria menjalankan fungsi yang sama. Lihat pula Potensial membran.
Istilah keadaan redoks juga sering digunakan untuk menjelaskan keseimbangan antara NAD+/NADH dengan NADP+/NADPH dalam sistem biologi seperti pada sel dan organ. Keadaan redoksi direfleksikan pada keseimbangan beberapa set metabolit (misalnya laktat dan piruvat, beta-hidroksibutirat dan asetoasetat) yang antarubahannya sangat bergantung pada rasio ini. Keadaan redoks yang tidak normal akan berakibat buruk, seperti hipoksia, guncangan (shock), dan sepsis.

Siklus redoks

Berbagai macam senyawa aromatik direduksi oleh enzim untuk membentuk senyawa radikal bebas. Secara umum, penderma elektronnya adalah berbagai jenis flavoenzim dan koenzim-koenzimnya. Seketika terbentuk, radikal-radikal bebas anion ini akan mereduksi oskigen menjadi superoksida. Reaksi bersihnya adalah oksidasi koenzim flavoenzim dan reduksi oksigen menjadi superoksida. Tingkah laku katalitik ini dijelaskan sebagai siklus redoks.
Contoh molekul-molekul yang menginduksi siklus redoks adalah herbisida parakuat, dan viologen dan kuinon lainnya seperti menadion. [3]PDF (2.76 MiB)

Menyeimbangkan reaksi redoks

Untuk menuliskan keseluruhan reaksi elektrokimia sebuah proses redoks, diperlukan penyeimbangan komponen-komponen dalam reaksi setengah. Untuk reaksi dalam larutan, hal ini umumnya melibatkan penambahan ion H+, ion OH-, H2O, dan elektron untuk menutupi perubahan oksidasi.

Media asam

Pada media asam, ion H+ dan air ditambahkan pada reaksi setengah untuk menyeimbangkan keseluruhan reaksi. Sebagai contoh, ketika mangan(II) bereaksi dengan natrium bismutat:
\mbox{Reaksi tidak seimbang: 
}\mbox{Mn}^{2+}(aq) + \mbox{NaBiO}_3(s)\rightarrow\mbox{Bi}^{3+}(aq) + 
\mbox{MnO}_4^{-}(aq)\,
\mbox{Oksidasi: 
}\mbox{4H}_2\mbox{O}(l)+\mbox{Mn}^{2+}(aq)\rightarrow\mbox{MnO}_4^{-}(aq)
 + \mbox{8H}^{+}(aq)+\mbox{5e}^{-}\,
\mbox{Reduksi: }\mbox{2e}^{-}+ 
\mbox{6H}^{+}(aq) + \mbox{BiO}_3^{-}(s)\rightarrow\mbox{Bi}^{3+}(aq) + 
\mbox{3H}_2\mbox{O}(l)\,
Reaksi ini diseimbangkan dengan mengatur reaksi sedemikian rupa sehingga dua setengah reaksi tersebut melibatkan jumlah elektron yang sama (yakni mengalikan reaksi oksidasi dengan jumlah elektron pada langkah reduksi, demikian juga sebaliknya).
\mbox{8H}_2\mbox{O}(l)+\mbox{2Mn}^{2+}(aq)\rightarrow\mbox{2MnO}_4^{-}(aq)
 + \mbox{16H}^{+}(aq)+\mbox{10e}^{-}\,
\mbox{10e}^{-}+ \mbox{30H}^{+}(aq) + 
\mbox{5BiO}_3^{-}(s)\rightarrow\mbox{5Bi}^{3+}(aq) + 
\mbox{15H}_2\mbox{O}(l)\,
Reaksi diseimbangkan:
\mbox{14H}^{+}(aq) + \mbox{2Mn}^{2+}(aq)+ 
\mbox{5NaBiO}_3(s)\rightarrow\mbox{7H}_2\mbox{O}(l) + 
\mbox{2MnO}_4^{-}(aq)+\mbox{5Bi}^{3+}(aq)+\mbox{5Na}^{+}(aq)\,
Hal yang sama juga berlaku untuk sel bahan bakar propana di bawah kondisi asam:
\mbox{Reaksi tidak seimbang: 
}\mbox{C}_{3}\mbox{H}_{8}+\mbox{O}_{2}\rightarrow\mbox{CO}_{2}+\mbox{H}_{2}\mbox{O}\,
\mbox{Reduksi: }\mbox{4H}^{+} + \mbox{O}_{2}+ 
\mbox{4e}^{-}\rightarrow\mbox{2H}_{2}\mbox{O}\,
\mbox{Oksidasi: 
}\mbox{6H}_{2}\mbox{O}+\mbox{C}_{3}\mbox{H}_{8}\rightarrow\mbox{3CO}_{2}+\mbox{20e}^{-}+\mbox{20H}^{+}\,
Dengan menyeimbangkan jumlah elektron yang terlibat:
\mbox{20H}^{+}+\mbox{5O}_{2}+\mbox{20e}^{-}\rightarrow\mbox{10H}_{2}\mbox{O}\,
\mbox{6H}_{2}\mbox{O}+\mbox{C}_{3}\mbox{H}_{8}\rightarrow\mbox{3CO}_{2}+\mbox{20e}^{-}+\mbox{20H}^{+}\,
Persamaan diseimbangkan:
\mbox{C}_{3}\mbox{H}_{8}+\mbox{5O}_{2}\rightarrow\mbox{3CO}_{2}+\mbox{4H}_{2}\mbox{O}\,

Media basa

Pada media basa, ion OH- dan air ditambahkan ke reaksi setengah untuk menyeimbangkan keseluruhan reaksi.Sebagai contoh, reaksi antara kalium permanganat dan natrium sulfit:
\mbox{Reaksi takseimbang: 
}\mbox{KMnO}_{4}+\mbox{Na}_{2}\mbox{SO}_3+\mbox{H}_2\mbox{O}\rightarrow\mbox{MnO}_{2}+\mbox{Na}_{2}\mbox{SO}_{4}+\mbox{KOH}\,
\mbox{Reduksi: 
}\mbox{3e}^{-}+\mbox{2H}_{2}\mbox{O}+\mbox{MnO}_{4}^{-}\rightarrow\mbox{MnO}_{2}+\mbox{4OH}^{-}\,
\mbox{Oksidasi: 
}\mbox{2OH}^{-}+\mbox{SO}^{2-}_{3}\rightarrow\mbox{SO}^{2-}_{4}+\mbox{H}_{2}\mbox{O}+\mbox{2e}^{-}\,
Dengan menyeimbangkan jumlah elektron pada kedua reaksi setengah di atas:
\mbox{6e}^{-}+\mbox{4H}_{2}\mbox{O}+\mbox{2MnO}_{4}^{-}\rightarrow\mbox{2MnO}_{2}+\mbox{8OH}^{-}\,
\mbox{6OH}^{-}+\mbox{3SO}^{2-}_{3}\rightarrow\mbox{3SO}^{2-}_{4}+\mbox{3H}_{2}\mbox{O}+\mbox{6e}^{-}\,
Persamaan diseimbangkan:
\mbox{2KMnO}_{4}+\mbox{3Na}_{2}\mbox{SO}_3+\mbox{H}_2\mbox{O}\rightarrow\mbox{2MnO}_{2}+\mbox{3Na}_{2}\mbox{SO}_{4}+\mbox{2KOH}\,

Penyakit Kolera (Cholera)

Penyakit kolera (cholera) adalah penyakit infeksi saluran usus bersifat akut yang disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae, bakteri ini masuk kedalam tubuh seseorang melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Bakteri tersebut mengeluarkan enterotoksin (racunnya) pada saluran usus sehingga terjadilah diare (diarrhoea) disertai muntah yang akut dan hebat, akibatnya seseorang dalam waktu hanya beberapa hari kehilangan banyak cairan tubuh dan masuk pada kondisi dehidrasi.

Apabila dehidrasi tidak segera ditangani, maka akan berlanjut kearah hipovolemik dan asidosis metabolik dalam waktu yang relatif singkat dan dapat menyebabkan kematian bila penanganan tidak adekuat. Pemberian air minum biasa tidak akan banyak membantu, Penderita (pasien) kolera membutuhkan infus cairan gula (Dextrose) dan garam (Normal saline) atau bentuk cairan infus yang di mix keduanya (Dextrose Saline).

  • Penyebaran Penularan Penyakit Kolera

  • Kolera dapat menyebar sebagai penyakit yang endemik, epidemik, atau pandemik. Meskipun sudah banyak penelitian bersekala besar dilakukan, namun kondisi penyakit ini tetap menjadi suatu tantangan bagi dunia kedokteran modern. Bakteri Vibrio cholerae berkembang biak dan menyebar melalui feaces (kotoran) manusia, bila kotoran yang mengandung bakteri ini mengkontaminasi air sungai dan sebagainya maka orang lain yang terjadi kontak dengan air tersebut beresiko terkena penyakit kolera itu juga.

    Misalnya cuci tangan yang tidak bersih lalu makan, mencuci sayuran atau makanan dengan air yang mengandung bakteri kolera, makan ikan yang hidup di air terkontaminasi bakteri kolera, Bahkan air tersebut (seperti disungai) dijadikan air minum oleh orang lain yang bermukim disekitarnya.

  • Gejala dan Tanda Penyakit Kolera

  • Pada orang yang feacesnya ditemukan bakteri kolera mungkin selama 1-2 minggu belum merasakan keluhan berarti, Tetapi saat terjadinya serangan infeksi maka tiba-tiba terjadi diare dan muntah dengan kondisi cukup serius sebagai serangan akut yang menyebabkan samarnya jenis diare yg dialami.

    Akan tetapi pada penderita penyakit kolera ada beberapa hal tanda dan gejala yang ditampakkan, antara lain ialah :
    - Diare yang encer dan berlimpah tanpa didahului oleh rasa mulas atau tenesmus.
    - Feaces atau kotoran (tinja) yang semula berwarna dan berbau berubah menjadi cairan putih keruh (seperti air cucian beras) tanpa bau busuk ataupun amis, tetapi seperti manis yang menusuk.
    - Feaces (cairan) yang menyerupai air cucian beras ini bila diendapkan akan mengeluarkan gumpalan-gumpalan putih.
    - Diare terjadi berkali-kali dan dalam jumlah yang cukup banyak.
    - Terjadinya muntah setelah didahului dengan diare yang terjadi, penderita tidaklah merasakan mual sebelumnya.
    - Kejang otot perut bisa juga dirasakan dengan disertai nyeri yang hebat.
    - Banyaknya cairan yang keluar akan menyebabkan terjadinya dehidrasi dengan tanda-tandanya seperti ; detak jantung cepat, mulut kering, lemah fisik, mata cekung, hypotensi dan lain-lain yang bila tidak segera mendapatkan penangan pengganti cairan tubuh yang hilang dapat mengakibatkan kematian.

  • Penanganan dan Pengobatan Penyakit Kolera

  • Penderita yang mengalami penyakit kolera harus segera mandapatkan penaganan segera, yaitu dengan memberikan pengganti cairan tubuh yang hilang sebagai langkah awal. Pemberian cairan dengan cara Infus/Drip adalah yang paling tepat bagi penderita yang banyak kehilangan cairan baik melalui diare atau muntah. Selanjutnya adalah pengobatan terhadap infeksi yang terjadi, yaitu dengan pemberian antibiotik/antimikrobial seperti Tetrasiklin, Doxycycline atau golongan Vibramicyn. Pengobatan antibiotik ini dalam waktu 48 jam dapat menghentikan diare yang terjadi.

    Pada kondisi tertentu, terutama diwilayah yang terserang wabah penyakit kolera pemberian makanan/cairan dilakukan dengan jalan memasukkan selang dari hidung ke lambung (sonde). Sebanyak 50% kasus kolera yang tergolang berat tidak dapat diatasi (meninggal dunia), sedangkan sejumlah 1% penderita kolera yang mendapat penanganan kurang adekuat meninggal dunia. (massachusetts medical society, 2007 : Getting Serious about Cholera).

  • Pencegahan Penyakit kolera

  • Cara pencegahan dan memutuskan tali penularan penyakit kolera adalah dengan prinsip sanitasi lingkungan, terutama kebersihan air dan pembuangan kotoran (feaces) pada tempatnya yang memenuhi standar lingkungan. Lainnya ialah meminum air yang sudah dimasak terlebih dahulu, cuci tangan dengan bersih sebelum makan memakai sabun/antiseptik, cuci sayuran dangan air bersih terutama sayuran yang dimakan mentah (lalapan), hindari memakan ikan dan kerang yang dimasak setengah matang.

    Bila dalam anggota keluarga ada yang terkena kolera, sebaiknya diisolasi dan secepatnya mendapatkan pengobatan. Benda yang tercemar muntahan atau tinja penderita harus di sterilisasi, searangga lalat (vektor) penular lainnya segera diberantas. Pemberian vaksinasi kolera dapat melindungi orang yang kontak langsung dengan penderita.

    Minggu, 18 September 2011

    Diet Tinggi Protein dapat Menurunkan Berat Badan ?

    Weheheheh waktu awa jalan-jalan sercing sercing gtu eh nemu artikel bagfus ni awa bawa dari medicastore.com .hemmm tanpa panjang lebar ini dia artikelnya semoga bermanfaat hehehehehe.

    Diet tinggi protein
    demam Diet tinggi protein telah menjadi cara yang populer untuk menurunkan berat badan. Hal ini karena adanya beberapa penelitan yang mengindikasikan bahwa protein dapat membuat rasa kenyang lebih lama dibandingkan dengan lemak atau karbohidrat, benarkah demikian ?

    Hasil dari peneliatian
    Dalam penelitan yang dipublikasikan oleh the American Journal of Clinical Nutrition, para partisipan melaporkan hasil yang lebih memuaskan, lebih kurang rasa lapar & adanya penurunan berat badan ketika melakukan program diet tinggi protein. Dimana asupan lemak dikurangi hingga 20 % dari total kalori yang dikonsumsi, protein dinaikkan hingga 30 % dan karbohidrat hanya 50 %, sehingga para partisipan mengkonsumsi 441 kalori lebih rendah setiap hari ketika mengikuti program diet tinggi protein tersebut

    Penelitian lain yang dilaporkan dalam the Journal of Nutrition, menunjukkan bahwa diet tinggi protein yang dikombinasikan dengan olahraga meningkatkan penurunan berat badan & lemak tubuh serta memperbaiki kadar lemak dalam darah. Para peneliti berpendapat, diet tinggi protein membantu orang untuk mengontrol nafsu makan & asupan kalorinya menjadi lebih baik tanpa terganggu dengan rasa lapar yang terus menerus.


    Meskipun demikian, para peneliti masih belum mengetahui kenapa protein dapat menurunkan nafsu makan. Mereka menduga bahwa hal tersebut karena diet tinggi protein dapat menyebabkan otak menerima hormon peningkat nafus makan yang lebih sedikit atau karena mengkonsumsi karbohidrat yang lebih sedikit atau karena adanya efek khusus dari protein terhadap hormon rasa lapar & proses kimia di otak. Sehingga menurut the American Dietetic Association, diperlukan penelitan lebih lanjut lagi mengenai khasiat diet tinggi protein tersebut, sebelum para ahli memulai anjuran untuk melakukan diet tinggi protein kepada masyarakat umum



    Berapa banyak protein yang di butuhkan?
    Protein diperlukan oleh tubuh setiap waktu, untuk berbagai fungsi tubuh, karena protein merupakan komponen utama dari semua sel, termasuk otot & tulang. Protein juga diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan & daya tahan tubuh, seperti untuk melawan infeksi & melindungi tubuh.

    Institut Health's Dietary Reference Intake (DRI) merekomendasikan asupan protein untuk orang dewasa sehat. mulai dari 10 % - 35 % dari total kalori yang dikonsumsi. Artinya bila kita dianjurkan untuk mengkonsumsi 1800 kalori per hari, maka kita dapat mengkonsumsi antara 45 gr (10 %) hingga 218 gr (35 %) protein setiap harinya.


    Meskipun demikian, rekomendasi asupan protein harian untuk pria adalah 56 gr per hari sedangkan untuk wanita adalah 46 gr per hari. Tetapi bila mengkonsumsi lebih dari rekomendasi tersebut tidak masalah, kecuali bila mempunyai masalah pada ginjalnya.


    Para ahli menganjurkan untuk mengkonsumsi protein sebesar 120 g setiap harinya bila mengingingkan manfaat penurunan berat badan & jika mengalami masalah untuk meningkatkan asupan protein, maka sebaiknya dilakukan secara bertahap. Bila perlu dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter, bila ingin meningkatkan asupan protein dalam diet sehari-hari.


    Cara mengontrol nafsu makan
    Dalam teori, mudah saja disebutkan bahwa makan dalam jumlah sedikit & berolahraga lebih banyak akan dapat menurunkan berat badan. Tetapi tentu saja tidak demikian dengan prakteknya. Karena, untuk menemukan kombinasi nutrisi yang tepat &  dapat kita nikmati serta sesuai juga dengan gaya hidup kita merupakan proses yang individual.

    Ada beberapa orang yang lebih menikmati diet tinggi karbohidrat, sementara yang lainnya tiak karena merasa lapar terus menerus.


    Oleh karena itu, untuk mengontrol nafsu makan, cobalah membagi asupan kalori harian kita menjadi porsi makanan / snack yang lebih kecil, sehingga bisa dinikmati lebih sering kapan pun juga pada sepanjang hari dengan makan malam sebagai penutupnya.


    Para peneliti menyarankan bahwa makan sebanyak 4-5 kali sehari tetapi dengan porsi yang lebih sedikit dapat mengontrol nafsu makan & juga berat badan. Dan juga sepanjang kita masih berada dalam batas yang dianjurkan, maka penambahan protein dalam diet tersebut juga dapat dilakukan.


    Sumber protein yang baik

    Meskipun protein penting bagi tubuh, tetapi asupan karbohidrat, lemak serta total kalori yang dikonsumsi penting juga untuk diperhatikan.

    Untuk diet tinggi protein, dianjurkan untuk memasukkan sumber protein yang rendah lemak dalam konsumsi makanan sehari-hari. Kemudian sertakan juga karbohidrat seperti buah, sayur & gandum serta sumber lemak sehat lain seperti kacang, biji-bijian, minyak zaitun, ikan & alpukat.


    Tidak semua protein mempunyai kandungan yang sama, sehingga pastikan bahwa protein yang dikonsumsi kaya akan nutrisi & rendak lemak serta kalori, seperti misalnya daging tanpa lemak, kacang polong, kedelai & susu rendah lemak.





    Berikut ini adalah daftar makanan yang bagus sebagai sumber protein

     
    Makanan Protein (g)
    1 ons daging merah, ikan , ungags 7
    1 butir telur yang besar 6
    4 ons susu 4
    4 ons yoghurt rendah lemak 6
    3 ons tahu 13
    1 ons keju 7
    1/2 cangkir keju cottage 14
    1/2 cangkir kacang merah 7
    1/2 cangkir lentils 9
    1 ons kacang 7
    2 sendok makan selai kacang 8
    1/2 cangkir sayur-sayuran 2
    1 lembar roti tawar 2
    1/2 cangkir biji-bijian 2

    Minggu, 11 September 2011

    Cegah dan Atasi Diabetes dengan Serat Makanan

    Diabetes : Takdir.Apakah benar mitos yang menyatakan bahwa diabetes adalah takdir? Sebagian dari Anda mungkin telah mengetahui bahwa penyakit diabetes ada dua jenis, yaitu tipe I dan II. Diabetes tipe I (juvenile-onset, insulin dependent) terjadi karena tubuh sama sekali tidak mampu memproduksi insulin, sedangkan diabetes tipe II (adult-onset, non-insulin dependent) disebabkan oleh insulin yang jumlahnya kurang atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Diabetes tipe I, dengan prevalensi 5-10% dari total penderita diabetes, umumnya diderita sejak kanak-kanak atau remaja dan diduga disebabkan oleh faktor keturunan. Sedangkan 90% sisanya termasuk tipe II, yang muncul saat dewasa (umumnya di usia 40 tahun ke atas). Berdasarkan penelitian, meskipun diabetes tipe II dapat dipengaruhi oleh faktor genetik, namun sebenarnya tipe ini dapat dicegah dengan pola makan dan gaya hidup sehat. Jadi, ternyata 90-95% penyakit diabetes bisa dicegah bukan? Mungkin sekarang Anda bertanya bagaimana caranya?

    Pengaruh Pola Makan
    Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Nurses’ Health Study di Harvard University terhadap 65.000 wanita selama 6 tahun menunjukkan bahwa wanita yang pola makannya tinggi gula dan rendah serat makanan, 2.5 kali beresiko lebih tinggi terhadap diabetes dibandingkan wanita yang biasa makan banyak serat makanan dan sedikit gula.
    Menurut penjelasan dokter, serat larut memang mampu mengurangi kebutuhan tubuh akan insulin karena serat larut dapat memperlambat penyerapan karbohidrat dan mencegah kenaikan gula darah secara tiba-tiba. Sebaliknya, asupan serat larut yang rendah dibarengi dengan konsumsi gula yang berlebihan dapat memicu kebutuhan insulin yang tinggi, melebihi jumlah yang mampu diproduksi pankreas.
    Para peneliti di National Institute of Diabetes, Digestive and Kidney Diseases di Amerika membandingkan komunitas suku Pima Indian yang tinggal di Meksiko dan di Arizona. Meskipun secara genetika mereka sama, tetapi pola makan dan gaya hidupnya jauh berbeda. Suku Pima Indian di Meksiko umumnya pekerja keras dan sehari-hari banyak mengkonsumsi makanan rendah lemak dan tinggi serat, seperti corn tortilla dan taco. Sedangkan suku Pima Indian yang tinggal di Arizona jarang melakukan aktivitas fisik serta mengkonsumsi makanan rendah serat dan tinggi lemak, seperti hot dog dan french fries. Akibatnya, 50% suku Pima Indian di Arizona yang berusia 30 sampai 64 tahun banyak menderita diabetes dan hanya 9% suku Pima Indian Meksiko yang terkena diabetes. Penemuan ini menunjukkan bahwa untuk penyakit diabetes, pola makan dan gaya hidup memiliki pengaruh lebih besar daripada faktor genetik.

    Berapa Jumlah Serat yang Dibutuhkan?
    American Diabetes Association (ADA) menyarankan agar penderita diabetes mengkonsumsi 50 gram serat makanan per hari. Hal ini didasarkan pada penelitian yang dimuat di New England Journal of Medicine 2000, yang menunjukkan bahwa konsumsi 50 gram serat per hari dapat menurunkan kadar gula darah secara signifikan, bahkan dapat mengurangi kebutuhan akan obat diabetes. Serat yang bermanfaat bagi penderita diabetes adalah jenis serat larut (soluble fiber). Serat ini dapat ditemukan pada akar tanaman chicory, buah jeruk, pepaya, apel, kismis, serta kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang tolo dan lentil.

    Tips Pola Makan Tinggi Serat
    • Bagi penderita diabetes, disarankan mengkonsumsi 40 gram serat per hari.
    • Untuk pencegahan, disarankan mengkonsumsi 20-35 gram serat per hari.
    • Tambahkan serat secara bertahap, 3-5 gram per hari untuk mencegah kembung.
    • Minumlah minimal 8 gelas air per hari agar serat dapat bekerja optimal.

    Gaya Hidup Sehat
    Selain pola makan, gaya hidup juga menentukan resiko diabetes. Seperti pada suku Pima Indian Meksiko di atas, yang banyak melakukan aktivitas fisik (40 jam per minggu) lebih jarang terkena diabetes dan kegemukan daripada Pima Indian Arizona yang aktivitas fisiknya rendah (2-3 jam per minggu).

    Bisa Lebih Efektif dari Obat
    Diabetes Prevention Program, sebuah studi yang dilakukan di Amerika, menemukan bahwa perubahan gaya hidup serta pola makan dapat menurunkan resiko diabetes hingga 58%. Sementara pengobatan dengan obat diabetes jenis metformin ‘hanya’ mengurangi resiko diabetes sebesar 31%. Studi tersebut dilakukan di 27 medical center Amerika dengan melibatkan 3.234 orang yang mengalami impaired glucose tolerance (toleransi glukosa terganggu), tahap awal dari penyakit diabetes tipe II. Gaya hidup dan pola makan yang diterapkan dalam studi ini mencakup olah raga selama 30 menit per hari, makanan rendah lemak, serta menjaga berat badan pada kisaran normal
    Jadi, tunggu apa lagi? Jika Anda menderita diabetes atau beresiko terkena diabetes (keturunan penderita diabetes, kegemukan, berusia lebih dari 40 tahun, kurang olah raga), segera ubah pola makan dan gaya hidup Anda

    info diatas saya dapat dari tropicanaslim.com untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap silahkan kunjungi sendiri hehehe....

    serangan jantung

    Serangan jantung  adalah terhentinya aliran darah, meskipun hanya sesaat, yang menuju ke jantung, dan mengakibatkan sebagian sel jantung menjadi mati.
    Penyakit jantung merupakan penyebab kematian nomor satu pada orang dewasa di Amerika. Setiap tahunnya, di Amerika Serikat:
    • 1,5 juta orang mengalami serangan jantung.
    • 478000 orang meninggal karena penyakit jantung koroner.
    • 407000 orang mengalami operasi peralihan.
    • 300000 orang menjalani angioplasti.
    Penyakit jantung, stroke, dan penyakit periferal arterial merupakan penyakit yang mematikan. Di seluruh dunia, jumlah penderita penyakit ini terus bertambah. Ketiga kategori penyakit ini tidak lepas dari gaya hidup yang kurang sehat yang banyak dilakukan seiring dengan berubahnya pola hidup.
    Faktor-faktor pemicu serangan jantung ialah Rokok, mengonsumsi makanan berkolestrol tinggi, kurang gerak, malas berolahraga, stres, dan kurang istirahat.

    Pengenalan Jantung

    Jantung adalah organ berupa otot, berbentuk kerucut, berongga dan dengan basisnya di atas dan puncaknya di bawah. Apex-nya (puncak) miring ke sebelah kiri. Berat jantung kira-kira 300 gram. Agar jantung berfungsi sebagai pemompa yang efisien, otot-otot jantung, rongga atas dan rongga bawah harus berkontraksi secara bergantian. Laju denyut-denyut jantung atau kerja pompa ini dikendalikan secara alami oleh suatu "pengatur irama". Ini terdiri dari sekelompok secara khusus, disebut nodus sinotrialis, yang terletak di dalam dinding serambi kanan. Sebuah impuls listrik yang ditransmisikan dari nodus sinotrialis ke kedua serambi membuat keduanya berkontraksi secara serentak. Arus listrik ini selanjutnya diteruskan ke dinding-dinding bilik, yang pada gilirannya membuat bilik-bilik berkontraksi secara serentak. Periode kontraksi ini disebut systole. Selanjutnya periode ini diikuti dengan sebuah periode relaksasi pendek - kira-kira 0,4 detik - yang disebut diastole, sebelum impuls berikutnya datang. Nodus sinotrialus menghasilkan antara 60 hingga 72 impuls seperti ini setiap menit ketika jantung sedang santai. Produksi impuls-impuls ini juga dikendalikan oleh suatu bagian sistem syaraf yang disebut sistem syaraf otonom, yang bekerja diluar keinginan kita. Sistem listrik built-in inilah yang menghasilkan kontraksi-kontraksi otot jantung beirama yang disebut denyut jantung.

    Faktor-faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner

    • Memasuki usia 45 tahun bagi pria.
    Sangat penting bagi kaum pria untuk menyadari kerentanan mereka dan mengambil tindakan positif untuk mencegah datangnya penyakit jantung.
    • Bagi wanita, memasuki usia 55 tahun atau mengalami menopause dini (sebagai akibat operasi).
    Wanita mulai menyusul pria dalam hal risiko penyakit jantung setelah mengalami menopause.
    • Riwayat penyakit jantung dalam keluarga.
    Riwayat serangan jantung di dalam keluarga sering merupakan akibat dari profil kolesterol yang tidak normal.
    • Diabetes.
    Kebanyakan penderita diabetes meninggal bukanlah karena meningkatnya level gula darah, namun karena kondisi komplikasi jantung mereka.
    • Merokok.
    Resiko penyakit jantung dari merokok setara dengan 100 pon kelebihan berat badan - jadi tidak mungkin menyamakan keduanya.
    • Tekanan darah tinggi (hipertensi).
    • Kegemukan (obesitas).
    Obesitas tengah (perut buncit) adalah bentuk dari kegemukan. Walaupun semua orang gemuk cenderung memiliki risiko penyakit jantung, orang dengan obesitas tengah lebih-lebih lagi.
    • Gaya hidup buruk.
    Gaya hidup yang buruk merupakan salah satu akar penyebab penyakit jantung - dan menggantinya dengan kegiatan fisik merupakan salah satu langkah paling radikal yang dapat diambil.
    • Stress.
    Banyak penelitian yang sudah menunjukkan bahwa, bila menghadapi situasi yang tegang, dapat terjadi arithmias jantung yang membahayakan jiwa.

     Serangan Jantung

    Serangan jantung adalah suatu kondisi ketika kerusakan dialami oleh bagian otot jantung (myocardium) akibat mendadak sangat berkurangnya pasokan darah ke bagian otot jantung. Berkurangnya pasokan darah ke jantung secara tiba-tiba dapat terjadi ketika salah satu nadi koroner terblokade selama beberapa saat, entah akibat spasme - mengencangnya nadi koroner - atau akibat penggumpalan darah - thrombus. Bagian otot jantung yang biasanya dipasok oleh nadi yang terblokade berhenti berfungsi dengan baik segera setelah splasme reda dengan sendirinya, gejala-gejala hilang secara menyeluruh dan otot jantung berfungsi secara betul-betul normal lagi. Ini sering disebut crescendo angina atau coronary insufficiency. Sebaliknya, apabila pasokan darah ke jantung terhenti sama sekali, sel-sel yang bersangkutan mengalami perubahan yang permanen hanya dalam beberapa jam saja dan bagian otot jantung termaksud mengalami penurunan mutu atau rusak secara permanen. Otot yang mati ini disebut infark.

    Gejala Serangan Jantung

    Gejala-gejala ini untuk setiap orang biasa berbeda. Sebuah serangan jantung mungkin dimulai dengan rasa sakit yang tidak jelas, rasa tidak nyaman yang samar, atau rasa sesak dibagian tengah dada. Kadang, sebuah serangan jantung hanya menimbulkan rasa tidak nyaman yang ringan sekali sehingga sering disalahartikan sebagai gangguan pencernaan, atau bahkan lepas dari perhatian sama sekali. Dalam hal ini, satu-satunya cara yang memungkinkan terdeteksinya sebuah serangan jantung adalah ketika harus menjalani pemeriksaan ECG untuk alasan lain yang mungkin tidak berkaitan. Dipihak lain, serangan jantung mungkin menghadirkan rasa nyeri paling buruk yang pernah dialami - rasa sesak yang luar biasa atau rasa terjepit pada dada, tenggorokan atau perut. Bisa juga mengucurkan keringat panas atau dingin, kaki terasa sakit sekali dan rasa ketakutan bahwa ajal sudah mendekat. Juga mungkin merasa lebih nyaman bila duduk dibanding bila berbaring dan mungkin napas begitu sesak sehingga tidak bisa santai. Rasa mual dan pusing bahkan sampai muntah, bahkan yang lebih parah yaitu ketika sampai kolaps dan pingsan.
    Ada beberapa gejala yang lebih spesifik, antara lain:
    • Nyeri. Jika otot tidak mendapatkan cukup darah (suatu keadaan yang disebut iskemi), maka oksigen yang tidak memadai dan hasil metabolisme yang berlebihan menyebabkan kram atau kejang. Angina merupakan perasaan sesak di dada atau perasaan dada diremas-remas, yang timbul jika otot jantung tidak mendapatkan darah yang cukup. Jenis dan beratnya nyeri atau ketidaknyamanan ini bervariasi pada setiap orang. Beberapa orang yang mengalami kekurangan aliran darah bisa tidak merasakan nyeri sama sekali (suatu keadaan yang disebut silent ischemia).
    • Sesak napas merupakan gejala yang biasa ditemukan pada gagal jantung. Sesak merupakan akibat dari masuknya cairan ke dalam rongga udara di paru-paru (kongesti pulmoner atau edema pulmoner).
    • Kelelahan atau kepenatan. Jika jantung tidak efektif memompa, maka aliran darah ke otot selama melakukan aktivitas akan berkurang, menyebabkan penderita merasa lemah dan lelah. Gejala ini seringkali bersifat ringan. Untuk mengatasinya, penderita biasanya mengurangi aktivitasnya secara bertahap atau mengira gejala ini sebagai bagian dari penuaan.
    • Palpitasi (jantung berdebar-debar)
    • Pusing & pingsan. Penurunan aliran darah karena denyut atau irama jantung yang abnormal atau karena kemampuan memompa yang buruk, bisa menyebabkan pusing dan pingsan.

    Tanda-tanda Peringatan Dini

    Bagaimanapun, salah sekali pendapat bahwa sebuah serangan jantung datang seperti petir di siang bolong. Serangan jantung adalah puncak bencana dari sebuah proses kerusakan yang berlangsung lama, yang sering melibatkan kejutan-kejutan emosional, kekacauan fisiologis dan kelelahan mental. Tanda-tanda peringatan dini begitu subyektif dan begitu tersamar, sehingga bahkan dokter yang terlatih untuk mengukur segala sesuatu secara obyektif masih bisa mengabaikannya.

     Diagnosis

    Berdasarkan gejala-gejala yang dirasakan, seorang dokter dapat membuat perkiraan yang nalar tentang apakah gejala-gejala itu mengisyaratkan serangan jantung atau tidak. Kecurigaannya mungkin diperkuat oleh penampilan si penderita, tingkat tekanan darah dan bunyi detak jantung. Dokter mungkin akan mengirimnya ke pemeriksaan ECG dan uji darah, tetapi bila masih merasakan nyeri, dokter barangkali akan memberi suntikan penghilangrasa nyeri sebelum pemeriksaan itu. Ini karena nyeri yang menakutkan dapat membawa ke jurang yang lebih dalam, yang bisa menyebabkan gejala jantung. Nyeri itu juga dapat menimbulkan dampak psikologis jangka panjang. ECG pertama mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda serangan jantung dan mungkin pemeriksaan itu harus diulang. Kadang-kadang uji yang kedua pun masih tidak menunjukkan perubahan, dan selama hal ini, diagnosis akan bergantung pada pemeriksaan darah. Jantung, seperti semua sel tubuh lain, mengandung bahan-bahan kimia khusus yang disebut enzim. Ketika sel-sel jantung mengalami kerusakan, enzim-enzim yang dilepaskan beredar bersama aliran darah. Setelah sebuah serangan jantung, kadar sebagian enzim ini langsung naik, tetapi selanjutnya enzim-enzim tersebut lekas mengurai dan karena itu tidak terdeteksi lagi setelah sehari atau dua hari; ada enzim yang baru dilepaskan beberapa jam atau bebera hari kemudian tetap tinggal dalam darah selama beberapa hari atau bahkan beberapa minggu.

    10 anggapan salah tentang penyakit jantung

    1. Penyakit jantung hanya terjadi pada orang gemuk saja
    2. Penyakit jantung tidak bisa pada anak atau orang muda
    3. Wanita terbebas dari penyakit jantung
    4. Penyakit jantung hanya satu macam
    5. Jantungnya sehat, tak mungkin bisa sakit jantung
    6. Tidak ada hubungan dengan serangan stroke
    7. Penyakit jantung merupakan penyakit keturunan
    8. Penyakit jantung tidak dapat dicegah
    9. Terkena penyakit jantung sebab sering dikagetkan
    10. Penyakit jantung muncul sebab sering mengonsumsi menu jantung pisang

    SEMOGA BERMANFAAT.....!!!!!

    Share

    Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More