Makhluk2 yg disebutkan di sini masih dianggap misterius karena
muncul secara tak terduga dan hilang secara tak terduga pula tanpa
bukti2 yg kuat.
Bagaimanapun juga tetap menarik untuk membahas mereka karena tidak ada
seorang pun yg tau pasti mengenai kebenaran eksistensi mereka hingga
masih menjadi misteri sampai saat ini.
1.Bigfoot/Sasquatch/Yeti
Berikut perbandingan antara manusia dengan bigfoot
 |
| ilustrasi yeti |
Ciri-ciri:
-Lebih tinggi dari standar manusia dewasa (7 hingga 8 kaki)
-Tubuh ditutupi oleh bulu coklat panjang(putih pada kasus Yeti)
-Memiliki tenaga yg kuat
-Kaki yg besar dan lebar
-Memiliki teriakan yg memekakkan telinga
-Bentuk tubuh nya menyerupai manusia(kontur muka,berjalan di atas 2 kaki,berbadan tegap,dll)

Makhluk besar berbulu yang berjalan seperti manusia itu
disebut-sebut bersembunyi di hutan-hutan atau wilayah yang sulit kita
jangkau. Di Amerika utara mereka disebut Bigfoot atau Sasquatch. Tidak
jelas apakah itu species baru dari monyet ataukah sebuah missing link
dari evolusi manusia?
Di Asia, terutama kawasan Himalaya, mereka dikenal dengan Yeti atau
manusia salju yang mengerikan. Di Amerika Selatan, kawasan Amazon, ada
sebutan Mapinguari, sedang di Australia julukannya adalah Yowie.
Benarkah makhluk-makhluk itu ada di alam nyata? Seorang Sherpa tua di
Himalaya pernah berkata, “Yeti itu ada di balik pikiran semua manusia,
hanya mereka yang diberkatilah yang tidak dihantui makhluk itu.
Ada atau tidak, yang jelas banyak kebudayaan memiliki cerita tentang
manusia berbulu. Penampakan mereka di Amerika Utara dan Asia sudah
dibicarakan sejak awal tahun 1800-an. Walau sudah banyak cerita, foto,
dan jejak kaki mereka, namun sejauh ini belum pernah ada bukti ilmiah
bahwa mereka ada.
 |
| bigfoot |
Tidak pernah ditemukan kotorannya, tulang belulangnya, serta tubuhnya, hidup atau mati.
Baru2 ini 2 orang pemburu mengklaim telah menemukan mayat sang
raksasa itu di wilayah utara Georgia
, negara bagian Amerika Serikat.
Kedua pemburu yang tidak disebut namanya itu adalah teman dari Tom
Biscardi, pimpinan “Pelacak Bigfoot”, sebuah kelompok yang sejak lama
memang mencari jejak mahluk legenda ini.
Bigfoot adalah mahluk legendaris yang sampai sekarang belum benar-benar
bisa dibuktikan apakah memang ada atau hanya sekadar khayalan penulis
fiksi. Kabar penemuan Bigfoot ini segera menarik minat ribuan orang
yang bergegas mengakses situs kelompok Biscardi (
www.searchingforbigfoot.com). Hasilnya, situs itu crash karena tak kuat menanggung beban banyaknya pengakses
2.Loch Ness Monster and other Lake monster
Ciri-ciri:
-Makhlus raksasa dengan leher panjang
-kepala yg mirip dengan kuda
-Tinggal di perairan seperti danau atau samudra
Loch Ness Monster dipercaya hidup di perairan Danau Loch Ness
wilayah utara Skotlandia, Inggris. Ratusan orang selama ratusan tahun
mengklaim pernah melihat wujud monster menyembul di permukaan danau
yang senantiasa tenang itu. Namun hingga kini, monster yang berjuluk
Nessie itu tetap menjadi misteri. Apakah monster ini memang ada?
 |
| foto yang diklaim merupakan foto nessie |
Sejumlah ilmuwan selama puluhan tahun terakhir berupaya keras
melakukan serangkaian penelitian terhadapnya, namun Nessie–seperti
kebanyakan makhluk legenda lainnya–memilih untuk menyembunyikan
identitasnya, mengubur diri di kedalaman danau yang belum terselami
hingga ke dasarnya itu.
Kisah tentang Nessie diawali oleh sebuah deskripsi dalam naskah kuno
dari abad ke-7. Dalam sebuah catatan tentang rohaniawan Kristen
berjudul “Life of St Columba” tulisan Adamnan, ada satu penjelasan
mengenai sesosok monster di Danau Loch Ness.
Disebutkan pada tahun 565, rohaniawan St Columba menolong
orang-orang Suku Pict (penduduk Skotlandia Kuno) yang tiba-tiba
diserang makhluk air raksasa saat berlayar di Danau Loch Ness. Dengan
merapal doa dari daratan, St Columba berhasil mengusir monster tersebut.
Sejak itu, tak ada penjelasan lagi soal Nessie, tetapi ia tetap
dibicarakan hingga penghujung tahun 1800-an. Lalu di tahun 1930-an, isu
kemunculan Nessie kembali ramai diberitakan.
Penampakan-penampakan Nessie
Di abad ke-20, laporan pertama muncul pada April 1933 oleh pasangan
suami istri John Mackay yang mengendarai sepedamotor di tepi jalan raya
Danau Loch Ness. Mereka mengaku melihat Nessie sedang berjemur di
tengah danau.
Kisah menggemparkan merebak pada 22 Juli 1933, saat George Spicer dan
istrinya melaporkan penampakan sosok makhluk raksasa melintas di depan
mobil mereka di sekitar Danau Loch Ness.
Dideskripsikan, makhluk itu setinggi 1,2 meter dengan tubuh
sepanjang 8 meter, leher memanjang mirip belalai gajah sepanjang 3
meteran, sementara kepalanya kecil. Makhluk itu melintas berpuluh meter
di depan mobil mereka.
Laporan lain pada 5 Januari 1934, seorang pengendara sepedamotor,
Arthur Grant, melaporkan hampir menabrak sesosok “dinosaurus” di tepian
utara Danau Loch Ness. Pukul 01.00 dinihari saat purnama, ia terkejut
melihat kemunculan leher yang panjang di sisi jalan. Makhluk itu
menatapnya sesaat sebelum beranjak masuk ke dalam air. Ia pun mengejar
makhluk itu, namun hanya melihat riapan air di permukaan danau.
Lantas pada 5 Juni 1934, seorang pembantu rumah tangga bernama
Margaret Munro mengaku mengamati makhluk raksasa selama 20 menit. Pukul
06.30 pagi, dari jarak 180 meter, ia melihat gerakan di tepi Danau Loch
Ness.
Disebutkannya, “monster” itu berkulit kasar mirip gajah, berleher
panjang, kepala kecil dengan dua sirip pendek yang lebar menyerupai
kaki. Makhluk itu kemudian menyelam ke dalam danau.
Bulan Mei 1943, CB Farrel dari Royal Observer Corps (Korps Observer
Kerajaan Inggris) dikejutkan dengan penampakan Nessie di Loch Ness. Ia
berada pada jarak 225 meter dari sesosok makhluk raksasa bersirip
seukuran 9,6 meter dengan leher sepanjang 1,6 meter yang tiba-tiba
muncul dari dalam air. Ia melaporkan secara resmi penampakan ini ke
London.
Kemudian pada Desember 1954, sonar sebuah kapal nelayan Rival III
menangkap citra makhluk raksasa
 |
| foto karya Peter A Macnab (1954) |
kira-kira 150 meter di bawah kapal
mereka di Danau Loch Ness. Citra tersebut muncul selama pelayaran
setengah mil, sebelum akhirnya hilang dari pantauan.
Laporan sejenis banyak bermunculan hingga 1963, sampai akhirnya
sebuah rekaman kamera amatir menampakkan sosok Nessie dari jarak sekian
mil selama beberapa menit.
Foto dan Rekaman
Yang pertama kali mengklaim berhasil memotret Nessie adalah seorang
pemuda tak dikenal. Ia mengabadikan gambar bayangan punggung Nessie
yang sedang bermain air (1933). Foto ini tak jelas, kecuali siluet
hitam berliku dan air yang menyembur.
Foto pertama yang paling menggemparkan dunia adalah buah karya R
Kenneth Wilson pada 1934. Dokter ahli bedah ini memang sangat tertarik
dengan legenda Nessie. Fotonya ini menjadi salah satu bukti penting
tentang Nessie (di zamannya) yang memperlihatkan sosok makhluk berleher
panjang, kepala kecil dan sebagian punuk yang menyembul di permukaan
danau. Foto ini dikenal dengan kode “Surgeon’s Photo”. Setelah dikaji
selama berpuluh tahun, pada 1994, foto ini dinyatakan hanya tipuan dan
rekayasa.
Foto lainnya adalah karya Peter A Macnab (1955). Ia memotret
bayangan punggung Nessie yang berenang di dekat sebuah kastil di Teluk
Urquhart, Danau Loch Ness. Potret ini disimpan untuk diteliti.
Sementara pada 1938, GE Taylor, seorang turis asal Afrika Selatan
mengklaim sebuah film tentang Nessie selama 3 menit dalam format film
warna 16 mm. Tetapi film ini tak pernah dipublikasikan secara terbuka.
Beberapa ilmuwan menganggap ini rekaman asli (walau tidak begitu jelas)
dan menjadi bukti ilmiah penting tentang Nessie.
Lalu rekaman gambar yang lain adalah buah karya Tim Dinsdale (1960),
seorang insinyur penerbangan. Ia berhasil merekam punuk makhluk raksasa
sedang melintasi danau dengan riak air yang bergelora. Namun banyak
yang menyangsikan film ini dan menyebutnya sebagai trik tipuan kamera
semata. Namun penelitian ilmiah dengan peralatan lebih canggih di tahun
1993 meluruskan bahwa gambar tersebut adalah orisinil!
Beberapa ekspedisi dan penelitian dilakukan di sekitar Danau Loch
Ness, namun tak satupun yang berhasil mengungkap misterinya. Bahkan
ekspedisi ilmiah yang didanai British Broadcasting Corporation (BBC)
pada 2003 juga tak membuahkan hasil. Tak ada yang tahu apakah Nessie
ada atau tidak.
Apakah monster ini bersembunyi di bawah rerumputan Danau Loch Ness
yang tebal di kedalaman sampai 240 meter? Ini tetap menjadi misteri
yang menyelimuti danau sepanjang 37 km dengan lebar 8 km itu.
3.Chupacabra
 |
| ilustrasi yang diklaim merupakan chupacabra |
Ciri-ciri:
-Sebesar simpanse
-Memiliki mata merah yg besar
-Lidah panjang mirip ular
-kulit abu-abu dan berbulu
-Taring yg tajam
-Beberapa mengatakan chupacabra memiliki sayap
Chupacabra atau yang biasa juga disebut El Chupacabara merupakan
sebutan bagi Mutant/Monster misterius yang beberapa tahun belakangan
ini menjadi teror bagi warga di Benua Amerika,terutama Amerika Tengah
dan Amerika Latin.Kata Chupacabra sendiri berasal dari bahasa Spanyol
yang mempunyai arti “Pemangsa/penghisap Darah Kambing”,karena sejak
kemunculannya di berapa dekade ahir-ahir ini,makluk misterius yang
mempunyai kebiasaan menyerang kemudian menghisap darah hewan
ternak,terutama Kambing,telah banyak diperbincangkan oleh warga di
Benua Amerika.
Salah satu saksi mata asal Puerto Rico menceritakan pengalamannya
bertemu dengan Mutant tsb pada awal tahun 90-an,Beliau menuturkan telah
melihat makluk aneh,mirip seekor anjing,namun berjalan dengan dua kaki
saja,dan memiliki jajaran tulang belakang membentang dari leher ke
pangkal ekor,yang pada saat itu sedang memangsa salah satu
ternaknya.Setelah dipergoki,Mutant misterius itu kemudian kabur dengan
gaya berlari mirip dengan seekor Tyranosaurus Rex/T-Rex.
 |
| hewan aneh yg dibunuh karena memangsa binatang ternak di San Antonio |
Legenda Chupacabra sendiri sudah mulai banyak diperbincangkan
kira-kira pada tahun 1987,dimana salah suatu surat kabar harian Puerto
Rico,El Vocero dan El Nuevo,melaporkan mengenai seringnya terjadi
pembunuhan hewan-hewan ternak seperti Ayam, Kuda,Sapi Perahan dan
Kambing di beberapa wilayah Negara tsb.Pertama kali, dugaan pembunuhan
terhadap hewan-hewan ternak tsb dilakukan oleh beberapa oknum yang
menganut aliran hitam.Namun lambat laun dugaan ini hilang,dan ahirnya
pembunuhan terhadap hewan ternak hampir menjalar di seluruh wilayah
Negara Puerto Rico,sehingga banyak peternakan kehilangan kehidupan
hewani-nya.
Setelah terjadi di Puerto Rico,Kejadian sama juga muncul di
Negara-Negara Amerika Latin dan Amerika Tengah lainnya seperti Republik
Dominika,Argentina,Bolivua,Chilie,Kolombia,Chilie, Honduras,El
salvador, Panama, Peru, Brazil, USA, dan Meksiko.
Pada saat itu juga,Berita mengenai Chupacabra mulai disiarkan
beberapa kali oleh Chanel Televisi Inggris,Spanyol,dan negara2 Eropa
lainnya.
Pada Juli 2004 kemarin,seorang peternak dekat San Antonio,telah
membunuh makluk menyerupai anjing namun tidak berbulu yang telah
membunuh beberapa ekor ternaknya.Banyak yang beranggapan mutant
misterius yang berhasil dibunuh oleh peternak tsb merupakan seekor
Elmendorf Creature.Pada bulan Oktober 2004,makluk menyerupai Elmendorf
Creatur terlihat kembali di wilayah peternakan San Antonio.
Kisah Lainnya juga dituturkan oleh peternak di wilayah Coleman,Texas
yang bernama Leggie Lagow.Pada pertengahan tahun 2005,dia berhasil
mengangkap seekor binatang aneh yang belum pernah ia kenal
sebelumnya.Menurut penuturannya dia curiga mengenai kematian sejumlah
ayam dan kalkun peliharannya yang belakangan sering terjadi di
peternakannya.
Pada Bulan April tahun 2006,MosNews melaporkan bahwa Chupacabra
terlihat untuk permakalinya di Rusia.Laporannya dimulai dari wilayah
Rusia tengah pada tahun 2005,dimana diceritakan oleh saksi mata,seekor
makluk aneh telah membunuh tiga puluh ekor kalkun dalam waktu semalam
dan menghisap darahnya.Laporan selanjutnya dari sebuah desa di
Neigboring Rusia, diberitakan 30 ekor domba dibunuh secara misterius
dengan ciri indung telur tebuai keluar dan darah di bagian dalam
hewan-hewan tsb telah kering seperti habis terhisap.
Sejauh ini sudah banyak bukti-bukti mengenai keberadaan makluk
ini,baik berupa bangkai/ maupun kesaksian2 yang dituturkan oleh para
warga.Beberapa penemuan bangkai/perburuan yang dilakukan warga terhadap
hewan misterius tsb, diserahkan oleh para ahli kedokteran hewan untuk
diteliti lebih lanjut.
Banyak pula orang Puerto Rico beranggapan Bahwa Chupacabra merupakan
makluk dari hasil rekayasa Genetika dari suatu lembaga penelitian
Amerika Serikat,yang kabur dari Laboratorium di El Yunque,sebuah
laboratorium di Timur Puerto Rico yang telah rusak diporak porandakan
oleh terjangan angin topan di awal tahun 90′an
Tak sedikit pula orang-orang yang menganggap Chupacabra ada hubungan erat dengan Makluk Asing (alien / ET)
4.Mongolian Death Worm

Ciri-ciri:
-panjang antara 2-5 kaki
-warna kuning
-berbentuk cacing gemuk
Monster yang tinggal dikawasan gurun gobi ini termasuk dalam golongan mahluk kritozoologi.
Wujudnya berupa sesosok cacing gemuk, dengan panjang antara 2-5 kaki
(0.6 s/d 1.5 meter), warna kuning katanya sangat menarik perhatiannya
Di tempat asalnya, dia diberi nama allghoi (atau orghoi) khorkhoi
(хорхой) yang berarti “cacing darah”, julukan itu diberikan karena pada
suatu kali terlihat, mahluk tersebut dilaporkan berbentuk seperti usus
sapi besar yang berwarna merah.
Kemampuan mengerikan lainnya adalah, mahluk ini dapat menyemburkan
racun berwarna kuning ketika diserang serta kemampuan untuk membunuh
dari jarak jauh (sengatan listrik)
Salah seorang penyelidik hewan ini adalah seorang penulis bernama
Ivan Mackerle, mengatakan dalam tulisannya di majalah Fate (Juni 1991)
bahwa monster ini membunuh mangsanya dengan sengatan listrik. Ahli
kehewanan dari Inggris bernama Karl Shuker berhasil mendapatkan
perhatian dari pemerintah inggris untuk meneliti mahluk ini lebih
lanjut karena meluncurkan bukunya pada tahun 1996 yang berjudul The
Unexplained.
Diikuti oleh yang lain setelah tahun – tahun berikutnya, beberapa
pelajar mennulis penelitian tentang hewan ini dan karya tulis tersebut
dicetak ulang dalam bentuk buku berjudul The Beasts That Hide From Man.
Sedangkan Loren coleman menulis penelitian hewan ini dalam buku
berjudul Cryptozoology A to Z
Sebuah ekspedisi gabungan dilakukan pada tahun 2005 oleh Centre for
Fortean Zoology dan E-Mongol untuk meneliti dan melaporkan keberadaan
hewan ini.dalam ekspedisi tersebut tidak menemukan bukti apapun tentang
keberadaan hewan ini. Tapi adanya teori kemungkinan tentang keberadaan
hewan ini di dasar tanah wilayah gurun gobi, sepanjang area mongolia/
perbatasan cina.
5.Tsuchinoko
 |
| ilustrasi Tsuchinoko |
Ciri-ciri:
-Dibandingkan dengan ular biasa, bagian perut lebih gendut
- Kuat meloncat hingga sekitar 1 meter
-Bergerak dengan sangat cepat
- Cara bergerak seperti ulat atau menggulung diri sambil menggigit bagian ekor dan berputar bagaikan roda
- Dari mulut menyemburkan api.
Sejarah
-Alat-alat dari batu berbentuk ular yang mirip tsuchinoko ditemukan
dari situs arkeologi zaman Jomon di Hida, Prefektur Gifu. Gambar yang
mirip tsuchinoko juga ditemukan pada bagian luar tembikar berbentuk
guci yang berasal dari situs arkeologi di Prefektur Nagano.
-Tsuchinoko dijelaskan sebagai dewa padang rumput dalam literatur klasik Kojiki yang ditulis pada abad ke-8.
- Dalam ensiklopedia Wakan Sansai Zue asal zaman Edo, tsuchinoko ditulis dalam artikel berjudul Nozuchihebi (ular palu ladang).
Tsuchinoko adalah hewan yang dilaporkan ada di Jepang tapi belum
pernah bisa dibuktikan (cryptid). Bentuknya seperti ular namun berperut
gendut mirip botol atau pin boling dengan ekor yang kecil mirip ekor
tikus. Hewan ini dilaporkan pernah “dilihat” saksi mata di berbagai
tempat di Jepang, kecuali di Hokkaido dan Kepulauan Ryukyu. Hingga
kini, tsuchinoko belum pernah berhasil ditangkap orang karena saksi
mata menjadi takut, atau hewan ini lebih dulu melarikan diri.
Nama “Tsuchinoko” berasal dari nama lokal untuk “hewan” ini menurut
penduduk daerah Kansai (Kyoto, Mie, Nara, dan Shikoku). Di daerah
Kanto, penduduk menyebutnya sebagai bachihebi. Beberapa pemerintah
daerah di Jepang menawarkan hadiah uang dalam jumlah besar bagi orang
yang berhasil menangkap tsuchinoko. Hadiah uang sebesar 100 juta yen
pernah ditawarkan kota Itoigawa, Prefektur Niigata.
6.Kappa
Ciri-ciri:
-Berjalan seperti manusia
-Memiliki semacam tempurung di kepala nya
-Tinggal di daerah danau atau sungai
 |
| ilustrasi kappa |
Kappa (anak-sungai), juga biasa disebut Gatarō (bocah-sungai) atau
Kawako (anak-sungai) adalah mahluk legendaris yang dipercaya sebagai
roh sungai dan sering dijumpai dalam cerita rakyat jepang. tetapi
sekarang, mahluk ini masuk dalam golongan “hewan yang belum ditemukan
(cryptozoology)” hal ini disebabkan karena adanya beberapa saksi yang
menyaksikan penampakan mahluk tersebut. dalam agama Shinto mereka
termasuk dalam golongan Suijin (dewa air).
Sebagian besar orang menggambarkan Kappa seperti anak kecil,bentuk
tubuhnya separuh manusia separuh katak (beberapa mengatakan monyet),
beberapa orang lainnya menggambarkannya seperti seekor kura kura dengan
paruh seperti bebek,.. pada beberapa gambar menunjukan bahwa Kappa
mempunyai tempurung tebal dan kulit yang bersisik yang warnanya hijau
kekuning kuningan atau biru, habitat kappa adalah sungai atau danau
yang berada di jepang dan tubuhnya di lengkapi dengan fitur yang
mendukung kehidupannya dengan lingkungannya, seperti tangan dan kaki
yang berselaput, baunya seperti ikan dan pandai berenang seperti ikan.
Kappa juga dikenal sebagai pembuat ulah,keonaran kecil yang biasa
ditimbulkan adalah mengeluarkan suara kentut yang keras atau mengintip
kimono dalam wanita, Ulah lain yang lebih ganas adalah mencuri hasil
kebun, menculik anak2 atau memperkosa wanita.Diceritakan bahwa anak
kecil adalah santapan favorit kappa, selain itu kappa juga memakan
orang dewasa. Mereka memakan shirikodama = isi perut, darah, hati atau
zat kehidupan manusia melalui anusnya.Sampai sekarang, tanda bahaya
bergambar kappa dipasang di beberapa perairan kota dan desa desa
jepang,karena kappa takut terhadap api maka pada festival perayaan
panen atau festival2 lain.Masyarakat membakar kembang api untuk
mengusir mahluk ini.
Tidak semua Kappa jahat terhadap manusia, sebagian dari mereka
sangat tertarik dengan kehidupan manusia, bahkan mereka mengerti dan
sanggup berbicara dengan bahasa jepang.Kadangkala ketika mereka bertemu
dengan manusia, Kappa selalu mengajak manusia untuk beradu kemampuan
dalam permainan Shogi (catur jepang) dan sumo.Kabarnya mereka bisa
bersahabat dengan manusia jika manusia memberikan hadiah kepada mereka
berupa ketimun.
Makanan yang paling disukai oleh Kappa selain anak manusia,sebagian
orang – orang tua di jepang biasanya menuliskan nama anak mereka atau
nama mereka sendiri diatas ketimun dan melemparkannya kesungai yang
dipercaya sebagai tempat tinggal kappa.Hal tersebut dimaksudkan agar
mahluk ini tidak mengganggu keluarga mereka.Mentimun persembahan untuk
kappa biasanya diisi dengan gulungan sushi didalamnya dan dinamakan
kappamaki.
7.Manticore
Ciri-ciri:
-Tubuh menyerupai singa
-Memiliki tiga buah taring
-Ekor berbentuk mirip sengat kalajengking
-Memiliki sengat beracun
-Bersuara seperti terompet
 |
| ilustrasi manticore |
Mythologi tentang manticore aslinya berasal dari Persia, yang
aslinya berjuluk “pemakan manusia” (berasal dari bahasa timur tengah
kuno yaitu kata Martya yang berarti manusia dan Xwar yang berarti
memakan). Manticore sendiri berasal dari bahasa inggris, terminologi
dari bahasa latin mantichora. Legenda tentang monster ini tersebar di
daratan eropa dan pertama kali diceritakan oleh Ctesias, seorang
paranormal dari yunani yang mengabdi pada raja Artaxerxes II.
Buku Description of Greece karya seorang ahli agama dari yunani bernama Pausanias menceritakan tentang manticore.
Monster yang digambarkan oleh Ctesias yang disebut martichoras
berbentuk seperti harimau, tetapi memiiliki tiga buah taring dan sengat
pada ekornya yang digunakan untuk mempertahankan diri.Ketika monster
ini terluka,dia bisa menembakan racun seperti panah yang terlepas dari
busurnya.(Description, xxi, 5)
Sekarang ini, orang orang yang mempercayai keberadan manticore
percaya bahwa monster ini menempati hutan hutan di asia,terutama
indonesia. Manticore dipercaya sanggup membunuh korbannya dengan cepat,
dengan menggigit atau mencakar kemudian memakan seluruh tubuh korbannya
sampai ketulang tulangnya.Alasan beberapa orang mempercayai monster ini
walaupun belum pernah ada bukti bukti yang memperkuat keberadaannya
adalah monster ini pemburu yang sangat handal, tak terlihat atau
terdengar oleh mangsanya.
Ketika ada seseorang yang hilang dalam hutan dan tidak ditemukan mayatnya, mungkin itu adalah ulah dari sang manticore.
sumber :
a Dragon's blog